Alma: “Jangan bantu aku dulu, bantu ibu dan ayahku, dan tolong bantu adikku Tarazan. Dia masih bayi, umurnya baru 18 bulan.”
Inilah kata-kata Alma Jaroor, seorang gadis berusia 12 tahun yang mengalami peristiwa tragis pada 2 Desember 2023. Selama lebih dari tiga jam, Alma terperangkap di bawah reruntuhan gedung lima lantai di pusat Kota Gaza. Ia berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, namun seluruh keluarganya gugur dalam insiden tersebut. Kisah menyentuh ini menginspirasi terciptanya koleksi “Alma,” yang merupakan penghargaan terhadap keteguhan hati dan keberanian Alma menerima takdir, serta semangatnya yang tak kenal menyerah.
Desain yang Menghidupkan Semangat dan Peduli Lingkungan
Koleksi “Alma” dirancang dengan pendekatan zero waste atau tanpa limbah, sebuah upaya untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Koleksi ini terdiri dari gaun dengan pola tanpa limbah dan outer bergaya post-apocalyptic yang juga menggunakan bahan secara efisien. Material utama yang digunakan adalah tenunan benang organik, menghasilkan tekstil berkualitas yang ramah lingkungan. Pola gedhekan batik dari Batik Banjarwangi dipilih untuk menghiasi beberapa bagian koleksi ini, menciptakan sentuhan artistik yang selaras dengan alam.
Dalam proses produksinya, koleksi Alma dijahit menggunakan mesin yang ditenagai oleh panel surya, sebuah inovasi ramah lingkungan yang mengurangi emisi karbon. Limbah kain organik yang dihasilkan selama proses produksi juga tidak dibuang, melainkan dikomposkan untuk mendukung konsep daur ulang dan keberlanjutan. Dengan cara ini, koleksi Alma mewujudkan fesyen yang bertanggung jawab dan berorientasi pada lingkungan, serta berkontribusi pada tujuan net zero carbon.
Makna di Balik Motif Gedhekan: Filosofi Persatuan dan Kekuatan
Salah satu keunikan dari koleksi ini adalah motif gedhekan, sebuah pola yang diambil dari anyaman bambu tradisional yang sering digunakan sebagai dinding rumah di desa-desa. Motif gedhekan memiliki filosofi tentang persatuan dan kebersamaan. Bentuk rajutannya yang terdiri dari garis vertikal dan horizontal melambangkan ikatan antara manusia dan Tuhan secara vertikal, serta hubungan antar sesama manusia secara horizontal. Selain itu, bambu juga merupakan simbol kekuatan dan ketahanan, mengingat bambu adalah tanaman yang kokoh dan lentur menghadapi berbagai tantangan alam.
Alma: Sebuah Karya Berkelanjutan yang Menghormati Alam dan Kemanusiaan
Koleksi Alma tidak hanya menghadirkan produk fesyen berkualitas, tetapi juga membawa pesan sosial dan lingkungan yang dalam. Setiap bagian dari koleksi ini dirancang untuk mengurangi dampak negatif pada lingkungan dan menunjukkan kepedulian terhadap keberlanjutan bumi. Melalui karya ini, diharapkan nilai-nilai tanggung jawab dan keteguhan hati Alma dapat menginspirasi banyak orang, bahwa bahkan dalam kondisi sulit sekalipun, semangat untuk bertahan dan menjaga alam tetap harus diutamakan.